Sabtu, 26 Juni 2010

sepi dalam rasa..setia

aku sendiri dalam malam sunyi..tiada seorangpun selain aku dan kalimat-kalimat yg beradu dikhayalku, kurasakan kesunyian ini begitu menyiksa?? Menggerogoti pelan-pelan hati dan perasaanku, mengoyak jiwa yg tak tentu arah??!!! Apa sebenarnya inginku..salahkah aku bila masih ada dia dipikiranku? Sulit rasanya menghilangkan dia begitu saja dari hati dan jiwaku...memang tak layak rasanya aku terus terpaku pada bayangannya, inilah kelemahanku..aku sudah berontak, mencoba keluar dari keterpurukan ini. Tapi apa dayaku...aku hanya manusia biasa dengan keterbatasan, aku mampu bertahan, aku bisa melupakannya sementara, manusiawi rasanya bila aku tak bisa begitu saja menghapusnya dari ingatanku. Butuh waktu untuk semua ini...sekalipun kematian menjemputku, masih ada dia dalam sisi hatiku. Dia adalah bagian cerita terindah dalam hidupku dengan kisah manis untuk kukenang dan kepahitan untuk kukubur bersama lembaran baruku. "Aku rindu setengah mati kepadamu...sungguh kuingin kau tau, aku rindu setengah mati...kepadamu?!!" Setia..tahukah kau perasaanku, mengertikah kau bahwa kau begitu sulit kuhilangkan dari hatiku? Setia...rasanya salah telah mengenalmu dalam keadaan ini, rasanya menyesal harus menyerah pada perasaan?!! Aku benci karena aku terlalu lemah pada keadaan...Setia....aku rindu padamu, aku mencintaimu...

Senin, 21 Juni 2010

ku diantara kalian

saat itu ketika kau nyatakan tak mampu beriku kepastian tentang kita..
saat itulah seperti petir menyambar sesuatu, menggelegar rasanya dijiwaku
ingin mengambil jalan pintas mengakhiri hidup ini, tapi apa guna???
Iya..bila Tuhan menerima kematianku diakhiratnya, bila tidak??
Kemana aku harus melangkahkan kaki, mencari tujuan akhir...owh!!!
Hari itu meskipun sakit luar biasa yg aku rasakan..
aku berusaha untuk berbesar hati, menerima segala konsekuensi yang telah aku jalani. Entah harus kusebut apa ini...tapi inilah kelemahanku, aku selalu menuruti inginmu, rela kulakukan apapun untukmu, sekalipun itu menyiksa lahir bathinku. Pengorbananku... sepertinya tak berarti apa2 bagimu...
apakah aku memang pantas mendapatkan ini semua, this suffering??
Bila iya..aku ikhlas, aku ikhlas, ya... aku ikhlas...
satu keyakinan yang akan selalu kugenggam, Tuhan punya rencana indah untukku
dan aku yakin itu pasti selalu baik & yang terbaik.
Tahukah kau..bahwa darah ini mengalir dalam gejolak jiwa
yang tak pernah sapapun tau bagaimana endingnya??
Ingatkah kau bahwa Sang Pemilik Alam Semesta,
Sang Maha Segala telah mengatur ini semua bukan tanpa tujuan,
tapi tetap kita takkan pernah tau seperti apa nantinya?
owh...owh..aku merindukanmu, meskipun ada kebencian disisi hatiku,
rasa benci pada keadaan ini.
Tersayat hati membaca diarymu, tersiksa bathin memikirkan saat2 kau bersamanya
manusiawikah ini Tuhan??? Kenapa aku, apa yang terjadi padaku
aku sudah pernah melewati rasa sakit yg lebih dari ini sebelumnya
aku sudah pernah merasakan luka yang...pedih, perih..
kenapa ini seperti sulit untuk dilalui, susah untuk dilupakan & diakhiri.
Dimana jiwaku yg kuat??? Bukankah cobaan2 yang sudah pernah kulewati seharusnya membuatku lebih kuat lagi...aku seperti kehilangan kendali, apa ini?!!!
Aku hanya ingin bersamamu...biarkan aku memelukmu, biarkan aku memilikimu
meskipun harus berbagi??? Aku rela asalkan rasa itu tulus untukku...
Inilah inginku..dahaga hatiku...ini bukan hanya legality, tapi ini kenyataan yg ingin aku dapati. Wish i could fly, then i'll fly so high..far..so far away from sadness. I hope all my dreams come true..just it and i'll found a happines in life. amin

>>>maukah kau berbagi cinta denganku???

02 April 2010

Hari ini bundaku bertanya padaku tentang kesehatanku..
tampak jelas disuaranya rasa gundah pada keadaanku..
kujawab "aku baik2 saja bu, alhamdulillah Allah beriku kesehatan"
aku tak ingin bundaku merasakan kenyataan hatiku?
Kenyataan terluka hati, aku sedih bu..
aku kehilangan dia yg begitu berarti dibagian hidupku
tiada kabar meskipun hanya sebait kalimat?
Aku tau dia pasti baik2 saja,
mungkin dia sedang menikmati kebahagiaannya..kenapa aku bu?
Tak pernah aku merasakan seperti ini sebelumnya..
rasa kehilangan yg begitu sangat luar biasa menyiksa batinku.
Apa mungkin dia telah melupakanku bu
atau butuh waktu & kesempatan untuk coba memberiku kabar?
Bu..andai saja aku boleh meminta padaNYA,
aku ingin rasa sakit ini cepat berakhir..
aku ingin rasa sesak didadaku ini berganti dengan rasa lega.
Bangunkan aku dari mimpi yang begitu menyiksa ini..
tarik aku dari dilema yang penuh ambisi tak bertanggung jawab ini.
Bawa aku jauh dari bala yang selalu mengejarku..
aku ingin tenang dengan atau tanpanya..
aku takut siksa ini tiada henti.
Racun ini..harusnya langsung membunuhku
tapi kenapa aku seperti tak mempan olehnya?
Aku tidak tahan bu..
RASA RINDU INI MENYIKSA JIWAKU

prahara hatiku

Sejuta prahara hatiku..
aku sedih bila harus mengingatnya
sakit sekali ketika mengenangnya?
tak mungkin bagiku menghapusnya
menghilangkannya begitu saja dari kehidupanku
aku bertahan meskipun dera siksa selalu mendera
datang silih berganti
Aku terluka bila mendengar kabar buruk tentangnya..
bukan karena aku menginginkan untuk kembali bersamanya
bukan karena aku masih mencintainya..
semua lebih pada rasa dan perasaanku
rasa kasih sayangku...
sesuatu yg takkan pernah hilang
sekalipun kematian menjemputku
Owh Tuhan..aku sangat menderita
bila harus terus mengenang rasa ini..
begitu mengusik keyakinanku..
apakah aku bisa menghilangkannya dalam sekejap?
Aku hanya ingin melanjutkan hidupku,
tenang tanpa harus merasakan gundah
Tuhan kutau Engkau t'lah mengatur segalanya baik bagiku
aku Yakin akan KuasaMU..
aku hanya ingin lembaran baruku yang penuh warna ini
tetap ceria tanpa noda kepedihan didalamnya.
Sekalipun yang kujalani adalah sebuah derita hati...
meski bathin ini menangis karena cinta baru yang bukan hakku
tapi aku tetap pasrah pada KuasaMU...
kujalani ini ikhlas Ya Rabb, kuberserah padaMU.

********dengarlah cintaku...
kupasrahkan rasa ini padamu,
saat aku mulai menjalaninya denganmu
walau mungkin hanya sebuah permainan bagimu
tapi aku rela, aku tulus menyayangimu.
Bukan karena raga, bukan duniawi yang begitu menggelapkan mata
tapi aku mencintaimu karena mengharapkan rasa itu utuh
untuk kehidupan dunia dan akhiratku.
Tuhan seandainya aku boleh meminta..
aku tak ingin mengenang masa lalu
biarkan aku menjalani kehidupanku yg sekarang
berharap inilah kenyataan hidupku satu,
terakhir dan selamanya...

untukmu SETIA_ku

MUNAFIK..mungkin ya, tidak sejujurnya ku ungkap pada SETIA? Aku mencintaimu meski terkadang tak selalu sepenuhnya kuungkap apa yg kurasa..cukuplah ini ceritaku, kebahagiaanku & deritaku, terserah kau ingin menyebutnya LEBAY atau apa saja yg menurut lisanmu nyaman tuk diungkap?!! Tapi inilah kenyataannya aku..........tak bisa kau samakan aku dengan persepsimu, inginmu, tak bisa kau bandingkan aku dengan mereka yg pernah singgahi hidupmu. Seandainya aku boleh meminta, aku hanya ingin kau HARGAI aku, perasaanku, keadaanku..inilah jiwaku yg terlalu lemah pada hasrat hati. Tak wajar bagimu..tapi itulah keseluruhan diriku??? Pernahkah kau berpikir sebelum merajutnya..mungkin ya tak perlu dicari asal usulnya, karena sampai kapanpun sebab akibat itu takkan pernah kau dapati awalnya darimana? Aku sanggup menghilangkan segala rasa yg JUJUR sangat menyiksaku, tapi pernahkah kau berpikir sebenarnya siksa ini bukan hanya milikku??? YA...mungkin kau tak merasakan seperti yg kurasakan, bagimu semua hanya proses hidup..seperti apa NYAMANnya dan AMANnya bagimu. KAU EGOIS..pernahkah terbersit dipikiranmu, betapa EGOISnya dirimu??? Cobalah kau iris tanganmu dengan pisau, apa yg kau rasakan?? Bila tidak sakit, kau boleh menggoreskannya pada orang lain...tentunya mereka takkan merasakan sakitnya? Tapi bila kau rasa itu menyakitimu, maka jangan kau lakukan pada orang lain...karena mereka pasti akan berteriak kesakitan. Mengertilah...derita ini takkan berakhir sampai kematian menjemput, karena seumur hidup akan selalu terkenang dalam ingatan. MANUSIAWI..itu kataku, boleh kau tanyakan pada semua,aku yakin mereka akan menjawab YA..it's very painful!!! Hari itu kuungkapkan padamu...IYA dan setiap ucapanmu selalu aku jawab IYA, karena aku pernah berjanji akan selalu menuruti inginmu. Dan semua...karena kau sama sekali tak memberiku PILIHAN, kau PUTUSkan semua seolah aku tak punya PERASAAN?!! Aku manusia biasa, dalam tubuh ini ada JANTUNG yg akan selalu berdetak selama aku hidup, jika aku SHOCK ia akan berdetak sangat kencang...mengganggu setiap hela NAFASku, membuatnya SESAK. Memang sakitnya hanya dijiwaku bukan ditubuhku...tapi dampaknya mempengaruhi hidupku. Bagimu waktu singkat yg kita jalani jadi pertanyaan bagi mereka...takkan pernah masuk akal, aneh or whatever lah they or u wanna say?!! Pernahkah kau pikirkan..KAU tak pernah menganggapku ada, KAU hanya memanfaatkan aku?!! Lalu pantaskah bila aku balik menyebutmu MUNAFIK??? Aku tak ingin menyakiti siapapun, tapi kau anggap aku telah menyakiti..tak pernah sedikitpun terpikir dibenakku, membayangkannya saja aku tak ingin. Ini TAKDIR atau ingin manusia semata??? Apa kau tau jawabnya???? Owh..Tuhan bantu aku menemukan jawaban dari setiap tanyaku, beri aku kesempatan bahagia, biarkan aku menata lagi hatiku. Aku hanya tak ingin dia atau aku terpuruk pada dosa-dosa yg tak berkesudahan...biarkan kami bahagia meskipun tak satu, berikan kemudahan bagiku untuk menjalani hidup ini dengan atau tanpanya. SETIA...setialah pada janjimu, ingatlah selalu DIA yg selalu MENCINTAI kita & tak pernah lupakan kita sekalipun kita selalu melupakannya. SETIA...setiaku pada rasa ini akan selalu terjaga, hingga Tuhan takdirkan yg lain untuk kehidupanku. Jangan kau paksa aku untuk menghilangkan semua seperti inginmu...biarkan semua terjadi, berjalan sesuai skenarioNYA, saat ini, sekarang dan entah sampai kapan BIARKAN AKU MENCINTAIMU.

dunia_ku

hari itu mengubah semua menjadi kenyataan pahit awalnya...aku diam walau sebenarnya hatiku ingin sekali menjerit, jiwaku serasa lepas dari raganya. Aku menangis dalam kesendirian..tersenyum dalam kesakitan..tahukah mereka apa yang sebenarnya aku rasakan? Hanya Tuhan yg bisa membantuku...hanya Tuhan tempatku meminta...hari ini, aku menjalani kehidupanku, memulai segala sesuatu dengan harapan indah. Kekuatan yg ada dariNYA telah bantuku bertahan dan maju melangkah, mencari jati diri. Ini aku Ayah, ini anakmu Bunda..restu kalian adalah berkah disetiap langkahku. Terima kasih Tuhan karena Kau telah beriku orang-orang yg begitu mencintaiku, terima kasih untuk berkah dan ridhoMU dalam hidupku.