Jumat, 02 Juli 2010
dunia_ku: nikmatnya ibadah...
dunia_ku: nikmatnya ibadah...: "بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang... Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuha..."
nikmatnya ibadah...
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang...
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Utusan Allah.
Wahai saudaraku sekalian umat muslim didunia...tahukah kalian betapa nikmatnya suatu ibadah??? Hari ini aku ingin berbagi dengan kalian tentang apa yang aku alami, apa yang aku rasakan...aku sama seperti kalian, manusia biasa yang penuh noda dan dosa. Aku bukan manusia suci yang pantas membanggakan diri karena harta yang berlimpah, kecantikan atau ketampanan yang kumiliki atau karena siapa aku?!! Seperempat abad lebih kujalani hidupku bukan tanpa cobaan..dari cobaan itulah aku belajar bahwa sebenarnya hidup itu indah, bila kita bisa menikmati setiap kesenangan dan kesusahan dengan rasa Syukur. Segala Puji bagi Allah Tuhan pencipta semesta Alam, yang telah memberi kita tempat indah dibumi dengan kecukupan, dengan segala kekurangan juga kelebihan kita. Aku hidup ditengah keluarga yang taat beribadah, keluarga yang cukup lahir bathin..aku anak pertama dari 3 bersaudara. Sebagai anak tertua tentu banyak harapan yang diletakkan orang tuaku padaku...dosa pertama yang kulakukan didunia, aku adalah seorang pembohong, aku terlalu sering menyakiti hati orang tuaku, aku seorang pemberontak dikandang sendiri..? Astagfirullah...satu pintu neraka terbuka untukku...saat itu aku belum menyadarinya. Lalu aku menikah dengan seorang muslim...pernikahanku hanya bertahan 8 tahun, dosa yang luar biasa telah aku lakukan hampir disetiap nafas perjalanan rumah tanggaku, perjalanan hidupku. Aku tidak bisa menjadi istri yang baik bagi suamiku..innalillah...bencana bagi seorang hamba Allah. Entah sudah berapa pintu neraka terbuka untukku?? Ya Allah ampuni dosa-dosaku...perceraian itu semakin membuatku terpuruk, aku tidak pernah beribadah, aku tidak pernah berdoa memohon ataupun meminta petunjuk dan ampunan pada Allah. Aku terlalu memikirkan duniawi...tahukah kalian saudaraku, janganlah kita terlalu terpaku pada kemilaunya dunia, sungguh bila kita tidak mengingat-NYA maka butalah mata hati kita. Kita semua takkan pernah tau kapan ajal akan menjemput...yang kuingat hari ini adalah kematian? Aku takut...saat kematian menjemput aku dalam keadaan penuh dosa. Ceritaku ini untuk kalian yang mencintai dunia dan melupakan akhirat, aku bukan manusia sempurna, akupun masih penuh noda tapi setidaknya catatan ini bisa membantu kita semua mengingat-NYA. 4 Rajab 1431H...puasa pertamaku dengan niat Allah mengampuni semua dosa-dosaku yang telah lalu. Aku masih berpegang dari sebuah halaman yang menjelaskan, Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM telah bersabda: "Ketahuilah bahwa bulan Rajab itu adalah bulan ALLAH, maka barangsipa yang berpuasa 1 hari dalam bulan Rajab dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA.
Barangsiapa yang berpuasa 2 hari dalam bulan Rajab mendapat kemuliaan disisi ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA. Barangsiapa berpuasa 3 hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH akan menyelamatkannya dari bahaya dunia, siksa akhirat, dari terkena penyakit gila, penyakit putih-putih di kulit badan yang menyebabkan sangat gatal dan diselamatkan dari fitnahnya syaitan dan dajjal. Barangsiapa berpuasa 7 hari dalam bulan Rajab, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam.
Barangsiapa berpuasa 8 hari dalam bulan Rajab, maka dibukakan 8 pintu syurga baginya. Barangsiapa yang berpuasa 5 hari dalam bulan Rajab, permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA. Barangsiapa berpuasa 15 hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan dan barang siapa yang menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya."
Subhanallah...betapa luar biasa ke Maha-an NYA...aku bersaksi betapa MAHA KUASANYA...sejak hari pertama ibadahku, aku ikhlaskan hatiku, aku pasrah pada-NYA atas hidupku. Kutemukan banyak hal-hal luar biasa dalam keikhlasan, dalam setiap sujud dan doa. Pengampunan...permohonan...setiap hembus nafasku kuingin selalu mengingat-NYA, kuingin selalu menyebut nama-NYA...LAA ILAAHA ILLALLAH, MUHAMMAD YA RASULULLAH....saudaraku, aku yakin kita semua tak ingin terus terpuruk pada dosa yang tiada habisnya. Mari kita bertaubat mengharap ampunan Allah...mengharap berkah dan ridho-NYA bagi kehidupan kita di dunia dan di akhirat. Cobalah dan aku yakin kalian pasti akan merasakan hal-hal yang luar biasa, kalian pasti akan merasakan NIKMAT IBADAH dalam sujud dan doa..dan tahukah kalian nikmat apa pada saatnya nanti yang kalian rasakan...?? SURGA untuk kita yang bertaubat, ikhlas, syukur, beriman dan bertakwa kepada-NYA. Kusisipkan kisah haru Nabi Muhammad SAW saat bertemu dengan seorang hamba Allah lainnya..semoga bermanfaat
Ketika itu Malaikat Jibril a.s. turun membawa berita dari langit dia berkata:
'Ya Muhammad! Tuhan As-Salam mengucapkan salam kepadamu
dan bersabda: 'Katakanlah kepada orang Arab itu, agar dia tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahwa Allah akan menghisabnya di hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya, baik yang kecil maupun yang besar!' Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi.
Maka orang Arab itu pula berkata:
'Demi keagungan serta kemuliaan Tuhan, jika Tuhan akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan dengannya!' kata orang Arab badwi itu.
'Apakah yang akan engkau perhitungkan dengan Tuhan?' Rasulullah bertanya kepadanya.
'Jika Tuhan akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran maghfirahnya, 'jawab orang itu...
dan 'Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa keluasan pengampunan-Nya. Jika Dia memperhitungkan kekikiran hamba, maka hamba akan memperhitungkan pula betapa kedermawanan-NYA!'
Mendengar ucapan orang Arab badwi itu, maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badwi itu, air mata beliau meleleh membasahi Janggutnya.
Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata:
'Ya Muhammad! Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu, dan bersabda:
Berhentilah engkau dari menangis! Sesungguhnya kerana tangismu, penjaga 'Arasy lupa dari bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga la bergoncang.
Katakan kepada temanmu itu, bahwa Allah SWT tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan memperhitungkan kemaksiatannya. Allah SWT sudah mengampuni semua kesalahannya dan la akan menjadi temanmu di syurga nanti!'
Betapa sukanya orang Arab badwi itu, apabila mendengar berita tersebut, lalu menangis karena tidak berdaya menahan keharuan dirinya. '
Jika harta yang hilang dari diri seseorang, maka tiada apa pun yang hilang,
Jika kesehatan yang hilang dari diri seseorang, maka ada sesuatu yang hilang,
Tetapi....
jika akhlak yang hilang dari diri seseorang, maka segala-galanya telah hilang dari diri seseorang.
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang...
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Utusan Allah.
Wahai saudaraku sekalian umat muslim didunia...tahukah kalian betapa nikmatnya suatu ibadah??? Hari ini aku ingin berbagi dengan kalian tentang apa yang aku alami, apa yang aku rasakan...aku sama seperti kalian, manusia biasa yang penuh noda dan dosa. Aku bukan manusia suci yang pantas membanggakan diri karena harta yang berlimpah, kecantikan atau ketampanan yang kumiliki atau karena siapa aku?!! Seperempat abad lebih kujalani hidupku bukan tanpa cobaan..dari cobaan itulah aku belajar bahwa sebenarnya hidup itu indah, bila kita bisa menikmati setiap kesenangan dan kesusahan dengan rasa Syukur. Segala Puji bagi Allah Tuhan pencipta semesta Alam, yang telah memberi kita tempat indah dibumi dengan kecukupan, dengan segala kekurangan juga kelebihan kita. Aku hidup ditengah keluarga yang taat beribadah, keluarga yang cukup lahir bathin..aku anak pertama dari 3 bersaudara. Sebagai anak tertua tentu banyak harapan yang diletakkan orang tuaku padaku...dosa pertama yang kulakukan didunia, aku adalah seorang pembohong, aku terlalu sering menyakiti hati orang tuaku, aku seorang pemberontak dikandang sendiri..? Astagfirullah...satu pintu neraka terbuka untukku...saat itu aku belum menyadarinya. Lalu aku menikah dengan seorang muslim...pernikahanku hanya bertahan 8 tahun, dosa yang luar biasa telah aku lakukan hampir disetiap nafas perjalanan rumah tanggaku, perjalanan hidupku. Aku tidak bisa menjadi istri yang baik bagi suamiku..innalillah...bencana bagi seorang hamba Allah. Entah sudah berapa pintu neraka terbuka untukku?? Ya Allah ampuni dosa-dosaku...perceraian itu semakin membuatku terpuruk, aku tidak pernah beribadah, aku tidak pernah berdoa memohon ataupun meminta petunjuk dan ampunan pada Allah. Aku terlalu memikirkan duniawi...tahukah kalian saudaraku, janganlah kita terlalu terpaku pada kemilaunya dunia, sungguh bila kita tidak mengingat-NYA maka butalah mata hati kita. Kita semua takkan pernah tau kapan ajal akan menjemput...yang kuingat hari ini adalah kematian? Aku takut...saat kematian menjemput aku dalam keadaan penuh dosa. Ceritaku ini untuk kalian yang mencintai dunia dan melupakan akhirat, aku bukan manusia sempurna, akupun masih penuh noda tapi setidaknya catatan ini bisa membantu kita semua mengingat-NYA. 4 Rajab 1431H...puasa pertamaku dengan niat Allah mengampuni semua dosa-dosaku yang telah lalu. Aku masih berpegang dari sebuah halaman yang menjelaskan, Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM telah bersabda: "Ketahuilah bahwa bulan Rajab itu adalah bulan ALLAH, maka barangsipa yang berpuasa 1 hari dalam bulan Rajab dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA.
Barangsiapa yang berpuasa 2 hari dalam bulan Rajab mendapat kemuliaan disisi ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA. Barangsiapa berpuasa 3 hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH akan menyelamatkannya dari bahaya dunia, siksa akhirat, dari terkena penyakit gila, penyakit putih-putih di kulit badan yang menyebabkan sangat gatal dan diselamatkan dari fitnahnya syaitan dan dajjal. Barangsiapa berpuasa 7 hari dalam bulan Rajab, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam.
Barangsiapa berpuasa 8 hari dalam bulan Rajab, maka dibukakan 8 pintu syurga baginya. Barangsiapa yang berpuasa 5 hari dalam bulan Rajab, permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA. Barangsiapa berpuasa 15 hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan dan barang siapa yang menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya."
Subhanallah...betapa luar biasa ke Maha-an NYA...aku bersaksi betapa MAHA KUASANYA...sejak hari pertama ibadahku, aku ikhlaskan hatiku, aku pasrah pada-NYA atas hidupku. Kutemukan banyak hal-hal luar biasa dalam keikhlasan, dalam setiap sujud dan doa. Pengampunan...permohonan...setiap hembus nafasku kuingin selalu mengingat-NYA, kuingin selalu menyebut nama-NYA...LAA ILAAHA ILLALLAH, MUHAMMAD YA RASULULLAH....saudaraku, aku yakin kita semua tak ingin terus terpuruk pada dosa yang tiada habisnya. Mari kita bertaubat mengharap ampunan Allah...mengharap berkah dan ridho-NYA bagi kehidupan kita di dunia dan di akhirat. Cobalah dan aku yakin kalian pasti akan merasakan hal-hal yang luar biasa, kalian pasti akan merasakan NIKMAT IBADAH dalam sujud dan doa..dan tahukah kalian nikmat apa pada saatnya nanti yang kalian rasakan...?? SURGA untuk kita yang bertaubat, ikhlas, syukur, beriman dan bertakwa kepada-NYA. Kusisipkan kisah haru Nabi Muhammad SAW saat bertemu dengan seorang hamba Allah lainnya..semoga bermanfaat
Ketika itu Malaikat Jibril a.s. turun membawa berita dari langit dia berkata:
'Ya Muhammad! Tuhan As-Salam mengucapkan salam kepadamu
dan bersabda: 'Katakanlah kepada orang Arab itu, agar dia tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahwa Allah akan menghisabnya di hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya, baik yang kecil maupun yang besar!' Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi.
Maka orang Arab itu pula berkata:
'Demi keagungan serta kemuliaan Tuhan, jika Tuhan akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan dengannya!' kata orang Arab badwi itu.
'Apakah yang akan engkau perhitungkan dengan Tuhan?' Rasulullah bertanya kepadanya.
'Jika Tuhan akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran maghfirahnya, 'jawab orang itu...
dan 'Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa keluasan pengampunan-Nya. Jika Dia memperhitungkan kekikiran hamba, maka hamba akan memperhitungkan pula betapa kedermawanan-NYA!'
Mendengar ucapan orang Arab badwi itu, maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badwi itu, air mata beliau meleleh membasahi Janggutnya.
Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata:
'Ya Muhammad! Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu, dan bersabda:
Berhentilah engkau dari menangis! Sesungguhnya kerana tangismu, penjaga 'Arasy lupa dari bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga la bergoncang.
Katakan kepada temanmu itu, bahwa Allah SWT tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan memperhitungkan kemaksiatannya. Allah SWT sudah mengampuni semua kesalahannya dan la akan menjadi temanmu di syurga nanti!'
Betapa sukanya orang Arab badwi itu, apabila mendengar berita tersebut, lalu menangis karena tidak berdaya menahan keharuan dirinya. '
Jika harta yang hilang dari diri seseorang, maka tiada apa pun yang hilang,
Jika kesehatan yang hilang dari diri seseorang, maka ada sesuatu yang hilang,
Tetapi....
jika akhlak yang hilang dari diri seseorang, maka segala-galanya telah hilang dari diri seseorang.
Subhanallah...
kutepekur dalam nestapaku...Ya Rabb kusebut nama-MU di tiap hembus nafasku, tiap doaku, sungguh luar biasa kuasa-MU, ampuni aku, ampuni dosa2ku, ampuni kelalaianku sebagai hamba-MU selama ini. Sungguh aku lemah, aku hina, tapi aku ingin menjadi hamba yang selalu dalam penjagaan-MU, dalam lindungan dan juga tuntunan-MU Ya Rabb. Hari ini kubersaksi atas apa yang terjadi dalam hidupku...keajaiban itu ada, kutemukan obat dari segala penyakit, dari segala kesusahan dalam tiap doa dan ibadah. Itu yang selama ini aku lupakan, itu yang selama ini aku abaikan dan itu pula yang selama ini sebenarnya aku cari. Ya Allah...ikhlas dan syukur, itulah yang kutanamkan saat kehidupan baruku, aku mulai. Aku pasrah pada takdir-MU karena aku yakin KAU pasti berikan yg terbaik untuk setiap kehidupan hamba-MU...Subhanallah...Allahu Akbar...Allah Kau Begitu Maha Sempurna. Semoga berkah tiap doa & ibadahku..semoga berkah puasaku dibulan Rajab dan semoga berkah setiap langkah dalam kehidupanku. amin.. Bismillahirrahmannirrahim..teduhkan selalu hatiku dalam kesabaran, dalam ketabahan, dalam petunjuk-MU dan dalam lindungan-MU..pada-MU kubersujud, hanya pada-MU tempat memohon dan meminta dan hanya pada-MU tempatku kembali.
Langganan:
Komentar (Atom)